Gaming Cooler Tier List by Dormatekno
Fancooler | Funcooler | Pendingin Hp | Cooler Hp

Funcooler TH19 Ai Review: Drop Suhu 10°C (50→40) + Kelebihan/Kekurangan

Funcooler TH19 Ai

Funcooler TH19 Ai ini bisa dibilang cooler dengan fitur terlengkap dan performa terbaik di kelas harga bawah 150 ribu saat ini. Saat diuji pada POCO F6 menggunakan 3DMark WLST, suhunya berhasil turun 10°C dari 50°C ke 40°C dalam mode Fan Overclocking. Cooler ini sangat ideal untuk menangani HP yang berada di rentang suhu 40–45°C berkat level pendinginannya yang ekstrim dan fan overclocking. Meskipun performanya sedikit lebih unggul dari kompetitor sekelas, perlu diperhatikan bahwa suara kipasnya akan terdengar lebih berisik saat mode OC aktif.

Rekomendasi: panas 40–45°CMount: Magnet + ClipCatatan: Fan OC lebih berisik
Benchmark🔥
50°C → 40°C Δ -10°C
Ringkasnya: pendinginannya lumayan, lebih cocok buat beban menengah.
Kisaran panas HP yang cocok (40–45°C)
Charger recommended
5V 3A
Luas permukaan pendingin
± 15,9 cm²
Suhu permukaan cooler (non AC)
± -3°C
TEC
Belum terkonfirmasi (update kalau ada data)
TL;DRRekomendasi cooler terbaik di bawah 150K bagi gamer yang butuh fitur lengkap dan performa yang bisa diandalkan, meskipun kipasnya cukup berisik saat mode overclocking.
📌 Ringkasan & Cocok Buat Siapa
  • Ringkasnya:
    • Drop suhu: 50°C → 40°C (Δ -10°C) — performa pendinginan bisa diandalkan.
    • Fitur unggulan: fan OC.
    • Mounting: Dual (Magnet + Clip) - sangat fleksibel.
  • Cocok untuk:
    • Gamer kompetitif yang butuh performa stabil. Paling cocok buat HP yang biasanya tembus 40–45°C saat gaming (tanpa cooler). Bisa untuk Android/iPhone.
  • Kurang cocok untuk:
    • User yang sensitif suara kipas (high RPM/OC noise).
Butuh patokan suhu bodi HP?

Bingung cara ngukur panas bodi HP? Baca panduan ini dulu biar nggak salah pilih cooler.

Buka Panduan
🧪 Hasil Test / Benchmark
DeviceTestHasil
POCO F63DMark WLSTDari 50°C turun ke 40°C (Δ -10°C)
Funcooler TH19 Ai — hasil benchmark 3DMark WLST di POCO F6
3DMark Wild Life Stress Test
✅ Kelebihan
  • Level pendinginan ekstrim yang sangat efektif menurunkan suhu
  • Area pendinginan standar seluas 15,9 cm persegi
  • Lampu RGB yang bisa dimatikan sesuai preferensi
  • Kecepatan kipas yang bisa diatur manual dalam 3 level
  • Fitur Mode AI untuk penyesuaian suhu secara otomatis
  • Tersedia Mode Fan Overclocking untuk performa maksimal
  • Suara kipas sangat senyap pada mode pemakaian normal
  • Dilengkapi layar indikator suhu dan power
  • Lubang exhaust dirancang agar tidak menyembur ke tangan
  • Dilengkapi tombol ON/OFF fisik yang praktis
⚠️ Kekurangan
  • Kipas lumayan berisik (saat mode fan OC)
📦 Kelengkapan Pembelian
  • Kabel USB A to C 1.0m
  • Clip penjepit
  • Stiker Iron Pad
📝 Special Notes

Cooler <150K dengan fitur terlengkap saat ini. Performa pendinginanya sedikit lebih baik dari mayoritas cooler di segmen harga yang sama. So far, layak jadi cooler terbaik di bawah 150K.

🎥 Video
Beli / Cek Harga
Harga bisa beda-beda, cek beberapa marketplace di bawah.⬇️
⬆️ Jaminan produk ORI & bergaransi.⬆️
👆👆Cek notes di atas👆👆
Tier makin tinggi = makin bagus
Tier makin tinggi ≠ makin dingin
TIER A semua BAGUS
TIER C semua BIASA, dst
Mau pilih yang BIASA, BAGUS, atau BAGUS BANGET tinggal dipilih saja sesuai tier-nya.
👇Bukan RANK! Urutan gak ngaruh!👇
COOLER TIER SS
COOLER TIER S
COOLER TIER A
COOLER TIER B
COOLER TIER C
Kalau Ada Tipe Cooler Yang Tidak Masuk Dalam List di Atas Artinya Belum Pernah Kami Review
Aksesoris Cooler
More Co😎ler Video
Mendang-Mending⚖️